LATIHAN KHUSUS KOHATI (LKK) KOHATI HMI CABANG MEDAN

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Teriring salam dan doa semoga Saudara/i selalu dalam lindungan Allah SWT serta selalu termotivasi untuk mengaktivitaskan ajaran-Nya selaku khalifah di muka bumi.


Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Regional Sumatera Utara Korps HMI Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan Periode 2007-2008, maka dengan ini kami memberitahukan kepada Saudara/i bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis-Minggu/01-04 Mei 2008 bertempat di Balai Pelatihan Pegawai Pertanian Medan Johor.


Demikianlah pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja sama Saudara/i kami ucapkan terima kasih.


PERSYARATAN CALON PESERTA


Persyaratan Administrasi
1. Telah mengikuti Latihan Kader I (Basic Training)
2. Mengisi Biodata Peserta
3. Membayar Kontribusi Sebesar Rp. 80.000,-
4. Menyerahkan Pas Photo 3 x 4 sebanyak 3 Lembar

Persyaratan Teknis
1. Membuat resensi novel sesuai dengan judul yang ditetapkan Tim Instruktur Latihan Khusus Kohati (LKK) KOHATI HMI Cabang Medan
2. Dinyatakan berhak menjadi peserta oleh TIM Instruktur (berdasarkan hasil tes tulis, penilaian resensi novel dan hasil tes interview)

Ketentuan resensi novel
1. Resensi novel harus karya sendiri dan bukan jiplakan (plagiat)
2. Resensi novel dibuat seperti karya tulis ilmiah populer (disebut juga artikel) dengan format sebagai berikut :
a. Pendahuluan, yang berisi tentang judul novel, nama pengarang, sekilas tentang riwayat hidup pengarang, karya-karya lain pengarang, jumlah halaman, penerbit, dan informasi lainnya seputar novel tersebut.
b. Ringkasan isi (jalan cerita) novel
c. Ulasan/kajian/analisa calon peserta terhadap isi novel. Ulasan ini harus original (asli) dan menggambarkan opini calon peserta terhadap kelebihan dan kelemahan novel serta kandungan nilai didalamnya.
d. Curriculum Vitae calon peserta
3. Resensi novel diketik rapi memakai komputer dengan ketentuan sebagai berikut : Jumlah halaman minimal 4 lembar di kertas A4 huruf Arial ukuran 11 spasi 1,5 margin halaman atas : 4 cm, bawah: 3 cm, kiri: 4 cm, kanan:3 cm (rangkap 3)
4. Calon peserta dari instansi HMI yang sama dianjukan untuk memilih judul novel yang berbeda.

DAFTAR PESERTA

Berikut adalah kategori novel yang harus diresensi oleh peserta Latihan Khusus Kohati:
1. HMI Cabang Medan (Filosofi – Kiri)
2. HMI Komisariat FH USU (Filosofi – Kiri)
3. HMI Komisariat FE USU (Religius – Islam)
4. HMI Komisariat PAAP USU (Religius – Islami)
5. HMI Komisariat FISIP USU (Gaul – Populer)
6. HMI Komisariat FP USU (Gaul – Populer)
7. HMI Komisariat FMIPA USU (Religius – Islami)
8. HMI Komisariat FT USU (Religius – Islami)
9. HMI Komisariat FS USU (Filosofi – Kiri)
10. HMI Komisariat FKG USU (Filosofi – Kiri)
11. HMI Komisariat FKM USU (Religius – Islami)
12. HMI Komisariat FK USU (Religius – Islami)
13. HMI Komisariat FIS UNIMED (Filosofi – Kiri)
15. HMI Komisariat FBS UNIMED (Filosofis – Kiri)
15. HMI Komisariat FMIPA UNIMED (Filosofi – Kiri)
16. HMI Komisariat FT UNIMED (Gaul – Populer)
17. HMI Komisariat FIP UNIMED (Religius – Islami)
18. HMI Komisariat FIK UNIMED (Religius – Islami)
19. HMI Komisariat FS IAIN SU (Religius – Islami)
20. HMI Komisariat FD IAIN SU (Gaul – Populer)
21. HMI Komisariat FT IAIN SU (Gaul – Populer)
22. HMI Komisariat FU IAIN SU (Filosofis – Kiri)
23. HMI Komisariat UMA (Religius – Islami)
24. HMI Komisariat UISU (Filosofis – Kiri)
25. HMI Komisariat FP UISU (Religius – Islami)
26. HMI Komisariat FS UISU (Religius – Islami)
27. HMI Komisariat ITM (Religius – Islami)
28. Persiapan HMI Koms. UMSU (Gaul – Populer)
29. HMI Cabang Langkat (All)
30. HMI Cabang Binjai (All)
31. HMI Cabang Kisaran & Asahan (All)
32. HMI Cabang Labuhan Batu (All)
33. HMI Cabang Siantar (All)
34. HMI Cabang Padangsidimpuan (All)


JUDUL - JUDUL NOVEL PILIHAN

Berikut adalah nama penulis/penerbit, judul novel dan kategorinya:
1. Ayu Utami - Saman/Larung - (Filosofis - Kiri)
2. Butet Manurung - Sekolah Rimba - (Filosofis – Kiri)
3. Muhidin M. Dahlan - Tuhan, Izinkan Aku Jadi Pelacur - (Filosofis – Kiri)
4. Muhidin M. Dahlan - Adam Hawa - (Filosifis – Kiri)
5. Nawal El-Saadawi - Perempuan di Titik Nol - (Religius - Islami)
6. Habiburrahman El Shirazy - Ayat-Ayat Cinta - (Religius - Islami)
7. Mizan - Perempuan Suci - (Religius - Islami)
8. Fatimah Mernisi - Perempuan-Perempuan Haremku - (Religius - Islami)
9. Marian Keyes - Seri Chicklit : The Last Saloon (Kesempatan Terakhir) - (Gaul - Populer)
10. Marga T - Karmila - (Gaul - Populer)
11. Mariagables - (Gaul - Populer)
12. Gramedia - Memoar Of Geisha -(Gaul - Populer)


AGENDA ACARA


Jumat, 25/04/2008
12.00 Batas akhir pendaftaran peserta dan penyerahan resensi novel


Sabtu-Minggu, 26-27/04/2008
10.00-14.00 Tes tertulis


Senin-Selasa, 28-29/04/2008
13.00-18.00 Tes interview


Rabu, 30/04/2008
15.00 Pengumuman kelulusan peserta


Kamis, 01/05/2008
10.00-13.30 Pendaftaran ulang peserta
13.30-15.00 Opening Ceremonial
15.00-16.00 Istirahat, Sholat Ashar, Makan
16.00-19.00 Pemutaran film "Monalisa's Smile"
19.00-20.30 Istirahat, Sholat Magrib, Makan, Sholat Isya
20.30-23.00 Perkenalan-Orientasi-Kontrak Belajar


Jumat, 02/05/2008
08.00-09.00 Rechecking peserta
09.00-12.30 Materi 1: Perempuan dalam Perspektif Al-Quran
12.30-14.00 Istirahat, Sholat Zuhur, Makan
14.00-16.00 Diskusi forum
16.00-16.30 Sholat Ashar
16.30-18.30 Materi 2: Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki dalam Tinjauan Kesehatan Reproduksi
18.30-20.15 Istirahat, Sholat Magrib, Makan, Sholat Isya
20.15-22.30 Materi 3: Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki dalam Tinjauan Psikologi
22.30-23.30 Diskusi Forum


Sabtu, 03/05/2008
08.00-09.00 Rechecking peserta
09.00-12.30 Materi 4: Perempuan dalam Wacana dan Pergerakan
12.30-14.00 Istirahat, Sholat Zuhur, Makan
14.00-16.00 Materi 5: Perempuan, IPTEKS dan Al-Quran
16.00-16.30 Sholat Ashar
16.30-18.30 Diskusi forum dan evaluasi paruh waktu
18.30-20.15 Istirahat, Sholat Magrib, Makan, Sholat Isya
20.15-23.00 Presentasi resensi novel&analisa pemasalahan perempuan


Minggu, 04/05/2008
08.00-09.00 Rechecking peserta
09.00-11.00 Materi 6: Analisa Kelembagaan Kohati (Internal)
11.00-13.00 Materi 7: Analisa Kelembagaan Kohati (Eksternal)
13.00-14.00 Istirahat, Sholat Zuhur, Makan
14.00-16.00 Diskusi forum dan pencitraan sosok muslimah
16.00-16.30 Sholat Ashar
16.30-17.15 Post test
17.15-18.30 Evaluasi akhir
18.30-21.00 Istirahat, Sholat Magrib, Makan, Sholat Isya, Penutupan

PENGUMUMAN PELATIHAN POLITIK PEREMPUAN KOHATI BADKO SUMATERA UTARA

Pelatihan Politik Perempuan, Penguatan Partisipasi Politik Perempuan dalam Menghadapi Pemilu 2009
Tema: "Bersama Membangun Kertelibatan Perempuan yang Lebih Luas dalam Politik".

Dilaksanakan pada 27-30 Maret 2008 di Balai Diklat Dinas Koperasi dan UKM Pinang Baris.

MATERI:
1. Politik Kerakyatan
2. Perempuan: Potensi, Peran Fungsi dan Peluang di Politik Indonesia
3. Advokasi Kebijakan
4. Memahami Anggaran Publik
5. Menyusun Agenda Perjuangan Politik Perempuan
6. Pemilu dan Peluang Politik Perempuan di Sumut

PERSYARATAN
1. Berumur antara 20-40 tahun
2. Aktif sebagai pengurus HMI/KOHATI
3. Berminat dalam politik
4. Lulus seleksi (administrasi, interview dan essay)
5. Menyerahkan formulir paling lambat 26 Maret 2008 diantarkan langsung ke sekretariat Kohati badko sumut
6. Membuat essay sebanyak minimal 2 lembar, spasi 1.5 times new roman font 12 (dikirim via email ke kohati_sumut@yahoo.co.id atau hard copy ke panitia paling lambat tanggal 26 maret 2008
7. Menyertakan curriculum vitae, foto 3x4 sebanyak 2 lembar, surat kesediaan dan rekomendasi dari organisasi.

Kampanye Anti Trafficking

Hem... akhirnya Kohati bisa beraksi juga. Kebayang deh, suasana di jalan waktu itu. Jalanan jadi macet, karena pasukan Kohati lewat. Tapi nggak papa.. Itu cuma konsekuensi kecil yang harus kita terima dalam memperjuangkan nasib kaum mustadh'afin.

22 November yang lalu tuh hari trafficking sedunia. Kita-kita turun niatnya untuk memperingati hari tersebut en sekaligus memberikan edukasi ke masyarakat tentang bahaya perdagangan orang.

Ternyata tanggapan masyarakat lumayan simpatik juga... Waktu kita-kita longmarch ke bundaran HI-nya Medan (Bundaran SIB, Guys!) ada beberapa orang tua yang mendatangi kita-kita, minta leaflet atau sekedar tanya-tanya, "Ada apa nih dek?"

Yah.. Itu baru langkah awal kita. Ke depannya Kohati ingin konsen ke masalah perdagangan orang yang benar-benar sangat merisaukan masyarakat ini. Doakan yach!

Kampanye di depan bundaran SIB

Longmarch ke Bundaran SIB Medan

Dikawal sama temen-temen HMI Wan

Salah Satu Aspirasi Kader

Milad 41th Kohati

Milad Kohati, kegiatan rutinitas tahunan yang ga mungkin dilewatkan.. Karna apa, kegiatan ini bukanlah satu acara ceremoni belaka. Namun selalu ada refleksi di setiap pelaksanaannya. Tahun ini, kohati sudah berumur 41 tahun. Sudah dewasa. Dan di usianya yang dewasa, sudahkah ada sesuatu yang diperbuat? Yah.. Terserah temen-temen deh jawabannya.

Yang pasti, harus ada perubahan ke arah yang lebih baik dalam setiap langkah kita, pejuang Kohati!

(Milad Kohati, dilaksanakan oleh Kohati HMI Cabang Medan pada 18 September 2007 di Student Center HMI Cabang Medan. Dengan agenda acara yang sangat sederhana; Lomba Cerdas Cermat, bedah buku en diakhiri dengan buka puasa bareng... Dilaksanakan dalam rangka mensejahterakan bangsa... )
;-)

Acara dibuka oleh ketum HMI Cabang Medan, Ranu Putra Armidin

Bedah Buku oleh Prof. Usman Pelly

Foto bareng selesai opening ceremony milad kohati

HMI Wati dan Dinamika Pergerakan Perempuan



Sekilas Tentang Pergerakan Perempuan di Dunia
Gerakan feminisme, lahir di era pencerahan di Eropa (abad ke-19), dipelopori oleh Lady Mary Wortkey Montaqu & Marquis de Condorcet.
Kata Feminisme dikreasikan pertama kali oleh aktivis sosial utopis, Charles Fourier (1837).
Berkembang di Amerika sejak dipublikasikan oleh John Stuart Mill (1869).
Timbul karena perempuan merasa dirugikan dalam semua bidang & dinomorduakan oleh laki-laki.
Marak setelah Revolusi Perancis (abad XVIII) tepatnya di era liberalisme.

Gelombang Pertama (Belanda, 1785)
Fokus perjuangan pada :
Gender inequality
Hak-hak perempuan
Hak reproduksi
Hak berpolitik
Identitas gender & seksualitas
“Gerakkan pembebasan perempuan dari rasisme, stereotyping, seksisme dan phalogosentrisme.

Gelombang Kedua (Perancis, 1960)
Pelopor : Feminis Perancis yaitu Helena Cixous dan Julia Kristeva
Awal bagi perempuan mendapatkan hak pilih dan ikut mendiami ranah politik kenegaraan.
Penelitian pada perempuan di dunia ketiga (Afrika, Asia, Amerika Selatan)

Women's Lib
Diawali dengan adanya konvensi nasional di Ann Arbor & Chicago oleh SDS (Student for a Democratic Society) pada tahun 1967
Analisa : hubungan perempuan & laki-laki dalam masyarakat kapitalis tidak lebih seperti hubungan antara yang dijajah dan penjajah.
Protes terhadap pelaksanaan Miss America Pegeant di Atlantic City.

Feminisme Liberal
Kebebasan dan kesamaan berakar pada rasionalitas dan pemisahan antara dunia privat dan publik.
Tokoh : Naomi Wolf
Perempuan adalah makhluk rasional, mempunyai kemampuan yang sama dengan laki-laki.
Penggiringan akivitas perempuan dari wilayah domestik ke wilayah publik.

Feminisme Post Modern
Feminisme Post Modern
Anti absolut dan anti otoritas.
Gender tidak bermakna identitas atau struktur sosial.
Feminisme Anarkis
Mencita-citakan masyarakat sosialis.
Sistem patriarki-dominasi laki-laki adalah sumber permasalahan yang harus segera dihancurkan.

Konferensi Perempuan Sedunia I (Mexico City, 1975)
Pencanangan “Gender, development, dan equality”
Hasil analisa feminis sosialis : gender mainstream dalam pembangunan bangsa

Era 1990-an
Kritik feminisme dalam institusi sains
Membongkar idelogi sains yang sangat patriarkal
Dalam ekofeminisme, sains modern = representasi laki-laki penuh nafsu eksploitasi alam
Lahir sains feminis yang digagas oleh Hillary Rose, Evelyn Fox Keller, Sandra Harding dan Donna Haraway.

Gerakan Perempuan di Indonesia
Politik Etis : semangat kaum perempuan untuk bergerak & berjuang mendapatkan
persamaan hak pendidikan
Berdiri organisasi perempuan di daerah :
Pawiyatan Wanito (Magelang, 1915), Pikat (Manado, 1917), Purborini (Tegal, 1917), Wanito Soesilo (Pemalang, 1918), Wanito Hadi (Jepara, 1919), Poeteri Boedi Sedjati (Surabaya, 1919), Poetri Mardika (1921)
Media perjuangan menggunakan majalah untuk membentuk opini publik

Sifat dan Tujuan Organisasi Perempuan
Sosial kultural
Memperjuangkan nilai-nilai baru dalam kehidupan keluarga & masyarakat.
Mempertahankan ekspresi kebudayaan asli melawan aspek-aspek kebudayaan Barat yang tidak sesuai.

Pada tahun 1935, berdiri Badan Penyelidikan Perburuhan Kaum Perempuan yang mengani permasalahan buruh batik di Lasem, Jawa Tengah.
Badan Pemberantasan Buta Huruf.
Badan Pemberantasan Perdagangan Perempuan & Anak.

Kongres Perempuan Indonesia II pada Maret 1932.
Bahasan:
isu nasionalisme & politik
perdagangan perempuan
hak perempuan
angka kematian bayi
sanitasi di perkampungan

Pada tahun 1930, Suwarni Pringgodigdo mendirikan Istri Sedar di Bandung.
Fokus pada perjuangan politik dengan mediasi jurnal.
Aktifis perempuan dalam Sarekat Rakyat melakukan demonstrasi politik untuk buruh perempuan dengan tuntutan kenaikan upah, kesejahteraan buruh dan keselamatan kerja.

Selang pemberontakan komunis (1926) banyak perempuan yang ditahan bukan hanya karena membantu para suami tetapi juga karena aktivitas pribadi.
Banyak aktifis perempuan yang diasingkan di Boven Digul, Kamp Konsentrasi Belanda di Irian Jaya.

Kongres Perempuan Indonesia III
Pembubaran PPII
Isu tentang hak suara perempuan
Hak politik & keterwakilan perempuan
Memperjuangkan Maria Ulfah menjadi anggota Volkstraad, namun gagal
Maria Ulfah terpilih menjadi Menteri Sosial pada kabinet Syahrir II (1946)
S.K. Trimurti menjadi Menteri Perburuhan pada Kabnet Amir Sjarifuddin (1947-1948)

Pada Pemilu 1955, ada perempuan yang ditempatkan sebagai anggota di parlemen
Pada tahun 1949, organ perempuan mulai tumbuh.
Fokus perjuangan pada kesamaan politik, hak memperoleh pendidikan dan kesempatan bekerja.

UU yang membahas kesamaan hak waktu itu
UUD 1945 Pasal 27 tentang kemerdekaan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.
UU Nomor 80 Tahun 1958 tentang jaminan adanya prinsip pembayaran yang sama untuk pekerjaa yang sama antara laki-laki dan perempuan.

Tentang HMI Wati dan KOhati
HMI Wati:
Perempuan
Mahasiswa
Muslimah
Anggota HMI(sudah LK 1 adalah anggota Kohati)

KOHATI : Korps-HMI-Wati.
Didirikan pada tanggal 2 Jumadil Akhir 1386 H (17 September 1966)
pada Kongers VIII di Solo.

KOHATI : badan khusus HMI.
Secara struktural pengurus KOHATI ex officio pimpinan HMI, diwakili oleh Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum dan Ketua Bidang.
KOHATI bersifat Semi-Otonom.





Include dalam rangkaian aktivitas HMI, mulai dari revolusi fisik saat pemberantasan PKI sampai pada saat ini, aktif dalam aktivitas organisatoris HMI.
Peran sebagai: putri, istri, ibu, anggota masyarakat


<

a

Penutup
“Suatu gagasan tanpa pergerakan akanlah lenyap dan terlupakan. Pergerakan tanpa mesin penggerak akanlah lenyap dan terlupakan”